Artikel motivasi

13. Feb, 2017

Kita dilahirkan dengan ciri-ciri dan karakter yang tidak akan sama dengan manusia yang lainnya yang akan ada atau yang sudah pernah ada didunia ini.
Konsep ini yang menjadikan kita yang pertama yang pernah ada di dunia ini.
Kita yang pertama adalah sebutan yang harus kita akui sebagai suatu keunggulan.
Keunggulan ini seharusnya dipahami oleh kita untuk menjadi sumber inspirasi menjadi yang terbaik.
Sifat dasar manusia.
Kita mempunyai sifat dasar ingin berbeda dengan manusia lainnya, yang hidup dan beraktivitas disekitar kita
Kita semua menyadari bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan perbedaan-perbedaan sifat dan karakter.
Dalam perkembangan ilmu dan teknologi sekarang ini memungkinkan kita untuk mengetahui perbedaan-perbedaan tersebut misalnya, DNA, bola mata & sidik jari.
Sudahkah kita memandang perbedaan diatas sebagai suatu keunggulan??
Mulai sekarang dan dari diri kita hendaklah merubah pola pikir kita bahwa kita semua mempunyai sumber inspirasi untuk menjadi yang pertama dan terbaik.
Bagaimana Menjadi yang Terbaik
Selama jiwa dan raga sehat maka:
1. Tetapkan misi dan target
2. Bangun semagat bahwa kita yang pertama dan tidak akan ada yang menyerupai kita
3. Selalu tanamkan optimisme
4. Jalani proses positif dengan melakukan yang tersingkat (dengan cara gali ilmu dari kasus-kasus yang sama yang pernah ada)
5. Berdoalah dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT, yang sudah memberi keunggulan yang berbeda dari manusia lain.
”kau adalah yang Pertama dan Terbaik”

8. Nov, 2016

Lingkaran, roda dan bola adalah kelompok benda yang masih serumpun namun masing-masing mempunyai spesifikasi atau property yang berbeda, kita semua sudah memahami hal tersebut.

Ada hal unik yang sepertinya terlepas dari pengamatan kita yaitu bagaimana mereka membentuk, mengatur dan membagi kekuatan saat benda –benda tersebut menerima reaksi dari luar.

Dalam ilmu mekanika, lingkaran terbentuk karena ada ratusan atau ribuan titik yang mempunyai jarak yang sama terhadap satu titik pusat. Roda terbentuk karena adanya sabuk lingkaran yang bertumpu pada satu titik pusat dengan tinjauan 2 bidang yaitu bidang x dan y. Sedangkan bola tersusun karena adanya sabuk lingkaran yang bertumpu pada satu titik pusat dengan tinjauan 3 bidang yaitu bidang x, y dan bidang z. Dari pola susunan pembentukan diatas memberikan gambaran kepada kita bahwa titik pusatlah yang menjadi awal dan sekaligus akhir pertahanan identitasnya.

Aksi memunculkan Reaksi

Roda yang sudah kita kenal seperti roda cikar, roda bemo, roda mobil dan roda bus serta roda pesawat adalah penopang/pemikul  dari benda-benda tersebut diatas. Dalam memikul beban, sebuah roda akan menyalurkan  beban yang diterimanya ke pusat roda, dan kemudian pusat roda menyalurkan kembali ke lingkaran luar roda secara merata. Itulah salah satu keunggulan dari roda.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, Permasalahan dan tantangan datang silih berganti . Ada yang dapat terselesaikan dan ada yang  tidak terselesaikan. Permasalahan yang sudah terselesaikan masih terkategory dengan buruk, sedang, baik dan sangat baik.

Kita yang disebut orang belum sukses karena kita mampu menyelesaikan permasalahan dengan category buruk dan sedang. Bagi orang yang digolongkan sukses, karena mereka mampu menyelesaiakan permasalahan hidup dengan baik dan sangat baik.

Orang sukses mampu menyelesaiakan permasalahan hidup dengan baik dan sangat baik karena :

  1. Penguasaaan akan managemen: disini berarti mampu mengatur  dan mengelola serta menentukan skala perioritas dari setiap permasalahan yang dihadapi,
  2. Reaksi yang selaras: mengandung arti setiap permasalahan hidup akan dijadikan sebagai aksi dan memunculkan reaksi yang terukur dan seimbang,
  3. Spesifikasi diri kuat: Selalu mempersiapkan diri dengan kekuatan penuh (kesehatan, keuangan dan social kemasyarakatan serta religi)

Ketiga hal diatas dapat kita pelajari dari perilaku roda….

4. Okt, 2016

Kita sudah pasti mengenal ciri dan sifat kedua benda dibawah ini yaitu, Kawat dan Karet.
Kawat mempunyai sifat sangat kuat/ tidak mudah ditarik/ tidak mudah direnggangkan tetapi mudah patah apabila ditekuk beberapa kali, sedangkan Karet mempunyai sifat mudah untuk ditarik/ direnggangkan/ fleksibel dan tidak mudah patah apabila ditekuk berulang kali.
Dua sifat yang bertolak belakang…

Dalam kehidupan ini, sifat manusia cendrung mempunyai sifat seperti dua benda diatas, namun dari pengamatan penulis, manusia cendrung dan banyak mengikuti/ mempunyai sifat seperti Kawat.

Manusia tipe Kawat.
Kawat terbuat dari material biji besi, kemudian dipanaskan dan diproses beberapa tahap sehingga menghasilkan Kawat. Dan kawat itu agak kaku, kuat dan mudah patah apabila ditekuk beberapa kali.Kawat yang patah karena ditekuk beberapa kali itulah yang disebut FATIQ

Hidup didunia penuh dengan permasalahan dan rintangan yang harus diselesaikan dan dilalui. Permasalahan dan rintangan datang silih berganti seperti bergantinya siang dan malam. Selama hayat masih dikandung badan maka permasalahan dan rintangan akan terus datang,
Pertanyaannya, apakah permasalahan dan rintangan yang datang silih berganti itu mampu kita hadapi dan diselesaiakan tanpa kita mengalami FATIQ??

Beberapa Tips yang bisa jadi pertimbangan dalam mengarungi permasalahan dan rintangan dalam hidup:
1. Yakin dan percaya bahwa permasalahan dan rintangan adalah training yang harus dilalui jika kita ingin hidup,
2. Masukkan diri dari bagian proses religy/ kerohanian
3. Persiapkan diri agar menjadi fleksible seperti karet dengan menghargai keberadaan orang lain dan siap dari keritikan orang,
4. Nikmati apapun yang kita rasakan dalam hidup, semua itu adalah proses pembelajaran

Permasalahan dan rintangan, itulah hidup dan harus dihadapi dan diselesaikan, jangan FATIQ!

13. Jul, 2016

Dalam era percepatan teknologi informasi sekarang ini, kita sudah dihadapkan dan dibiasakan mencari dan menerima informasi dengan cepat. Kecepatannya tidak lagi diukur oleh jaraknya sumber informasi tersebut, tetapi kecepatannya tergantung dari kemampuan teknologi peralatan yang digunakan untuk mengakses sumber informasi. Sadar atau tidak sadar, budaya kerja dan budaya komunikasi sudah sangat bergantung kepada teknologi yang dapat memberikan hasil yang cepat dan akurat. Kita sebagai perusahaan dan atau sebagai pekerja akan mampu kompetitife jika Cepat dan Akurat menjadi standar pelayanan.
Pelayanan yang Cepat dan Akurat adalah kombinasi yang sinergis antara peralatan yang canggih dan manusia yang mampu mengoperasikan peralatan tersebut.

Peralatan Canggih adalah suatu peralatan yang mampu memberikan hasil yang cepat dan akurat dan mudah dioperasikan oleh manusia.

Manusia kompetitife adalah manusia yang mau dan suka membiasakan diri menggunakan pelaratan canggih yang memberikan hasil cepat dan akurat.

Dua hal diatas adalah komponen yang harus dimiliki agar bisa eksis dalam era saat ini, baik sebagai perusahaan atau sebagai pekerja.

Pembiasaan diri

Pembiasaan merupakan kata sifat yang harus melekat dalam diri perusahaan atau manusia pekerjanya.

Pembiasaan alat adalah selalu terbuka dan mau menerima perubahan terhadap penemuan peralatan bantu yang saat ini berubah dan bertambah dengan cepat.

Pembiasaan diri adalah manusia sebagai operator melakukan sesuatu dengan mengulang-ulang dalam hal penguasaan instruksi cara kerja alat dan koreksi dalam hal ketidak sempurnaan hasil alat.

Hasil yang sempurna akan diperoleh jika optimalisasi diterapkan dari sisi manusia dan sisi peralatan. Optimalisasi akan dihasilkan dari pembiasaan dalam bentuk mengulang-ulang untuk penguasaan dan perbaikan.

Jadi Cepat dan Akurat adalah suatu Kebiasaan

13. Feb, 2016

Manusia adalah mahluk paling sempurna yang diciptakan oleh Allah yang maha pencipta,
Sebagai mahluk ciptaan, maka manusia membawa sifat-sifat yang dimiliki oleh yang menciptakan, misalnya, sifat Cemburu, Marah, Sayang dan lain-lain, sifat-sifat diatas juga dimiliki oleh Tuhan Yang menciptakan, namun dengan kadar yang paling tinggi, sering kita awali dengan kata “MAHA”, misalnya maha Sayang, maha Pencemburu dan lain-lain.
Dengan adanya hubungan yang sedemikian cocok, maka tidaklah salah jika Allah SWT mengatakan bahwa: “Aku sesuai dengan perkataan/ persepsi Hambaku”, ternyata disini ada hubungan yang tidak bisa terdeteksi secara fisual.
Dalam berdoapun, kita harus mempunyai keyakinan dan persepsi yang positif bahwa do’a yang kita lantunkan pasti dikabulkan oleh Allah SWT.
Dihubungkan dengan manusia lain sebagai status sama-sama ciptaan Allah, maka sifat-sifat diatas dipunyai juga oleh manusia lain,
Oleh karena itu, persepsi-persepsi positif terhadap sesama manusia harus selalu kita tanamkan dalam diri kita,
Kita melihat manusia lain mempunyai keunggulan dalam hal materi, maka kita biasakan diri melihat keunggulan tersebut dengan persepsi yang positif (sumber dan proses dia mendapatkan materi yang lebih tersebut), pasti dampak kepada kita akan positif juga, pikiran, perasaan dan langkah dalam kehidupan kita, otomatis produktivitas kita akan positif juga.
Pengalaman saya peribadi dalam mencari pekerjaan, sebagai contoh,pada tahun 1997 bulan November, (saat KRISMON), dengan modal telephone lokal, dan buku kuning/ yellow pages TELKOM-Jakarta.
Saya menelepon ke HR manager perusahaan di Bogor, saya katakan bahwa “saya punya potensi yang besar untuk dikembangkan, saya ini fresh graduated dan punya keunggulan kemampuan analisa dan hitungan”, dan yang lebih penting adalah saya persepsikan juga bahwa manager HR tersebut akan menerima saya dengan keunggulan potensi yang saya ucapkan., hasilnya, 2 hari kemudian saya langsung bekerja di perusahaan tersebut.
Sampai sekarang saya bangun persepsi positif dalam diri dan selalu melihat sesama dengan positif pula.
Silahkan dicoba….