8. Nov, 2015

Rambutan dan kedondong

Rambutan dan kedondong adalah dua jenis tanaman yang masuk kategori buah-buahan.
Secara fisik kedua buah tersebut mempunyai beberapa perbedaan mulai dari bentuk, warna dan rasa.
Buah Rambutan (secara umum):
Saat kecil, kulit luarnya berserabut dan berwarna hijau, rasa buahnya pahit,
Setelah masak/ tua, kulit luarnya berserabut dan berwarna merah, rasa buahnya manis,
Dari muda ke tuanya terlihat jelas perbedaan.

Buah Kedondong (secara umum):
Saat kecil, kulit luarnya halus dan berwarna hijau, rasanya asem,
Setelah masak/ tua, kulit luarnya halus dan berwarna hijau tua, rasanya agak asem,
Dari muda ke tuanya terlihat jelas sedikit perbedaan.

Kalau saya dan pembaca mendapat tawaran untuk memilih diantara kedua buah tersebut (tanpa melihat pantangan makanan) maka kita akan memilih Rambutan.
Kenapa demikian?, karena buah ramburan lebih mudah dimakan dan cenderung manis dibandingkan dengan kedondong.

Proyeksi ke kualitas kehiduan individu:
Manusia lahir ke dunia dalam keadaan tidak mengetahui apa apa,
Manusia tumbuh dan bertambah besar diiringi dengan pengetahuan yang bertambah,
Sampai akhirnya manusia menjadi pemimpin bagi dirinya dan atau masyarakatnya.

Ketiga tahapan proyeksi hidup diatas pasti dilalui oleh manusia yang diberi usia panjang,
Pertanyaan yang timbul adalah, apakah tahapan proyeksi diatas mengikuti tipe Rambutan atau Kedondong?, itu semua tergantung dari kemauan individu-individu.
Manusia dengan type Rambutan adalah manusia yang selalu meningkat kualitasnya dari waktu kewaktu sedangkan
Manusia type Kedondong adalah manusia yang tidak mau tau dengan kualitas diri…

Bagaimana menjadi manusia Rambutan
Beberapa hal yang menjadi konsen dari penulis yaitu:
1. Lahirlah dari orang tua yang bertanggung jawab?? karena tidak mungkin memilih maka,
2. Jadilah orang tua yang siap mendidik anak dengan kualitas yang bertanggung jawab,
3. Tanamkan dalam diri kita bahwa belajar tidak mengenal usia dan tidak dibatasi oleh kepemilikan harta benda dan kekuasaan, (tidak gengsi dalam bergaul dan belajar)
4. Aplikasikan selalu pemahaman kita pada hal-hal kecil dulu agar pengetahuan bertambah dan lebih mendalam,
5. Selalu percaya dengan hal yang “Gaib” dan atau hal yang tak mampu dideteksi oleh panca indra, dan proteksi diri atau arahkan hal diatas dengan kekuatan Do’a kepada Allah SWT yang maha menguasai hal yang “Gaib”.

Maukah anda menjadi manusia Kedondong??..nggak la yauo..