4. Okt, 2016

Fatiq

Kita sudah pasti mengenal ciri dan sifat kedua benda dibawah ini yaitu, Kawat dan Karet.
Kawat mempunyai sifat sangat kuat/ tidak mudah ditarik/ tidak mudah direnggangkan tetapi mudah patah apabila ditekuk beberapa kali, sedangkan Karet mempunyai sifat mudah untuk ditarik/ direnggangkan/ fleksibel dan tidak mudah patah apabila ditekuk berulang kali.
Dua sifat yang bertolak belakang…

Dalam kehidupan ini, sifat manusia cendrung mempunyai sifat seperti dua benda diatas, namun dari pengamatan penulis, manusia cendrung dan banyak mengikuti/ mempunyai sifat seperti Kawat.

Manusia tipe Kawat.
Kawat terbuat dari material biji besi, kemudian dipanaskan dan diproses beberapa tahap sehingga menghasilkan Kawat. Dan kawat itu agak kaku, kuat dan mudah patah apabila ditekuk beberapa kali.Kawat yang patah karena ditekuk beberapa kali itulah yang disebut FATIQ

Hidup didunia penuh dengan permasalahan dan rintangan yang harus diselesaikan dan dilalui. Permasalahan dan rintangan datang silih berganti seperti bergantinya siang dan malam. Selama hayat masih dikandung badan maka permasalahan dan rintangan akan terus datang,
Pertanyaannya, apakah permasalahan dan rintangan yang datang silih berganti itu mampu kita hadapi dan diselesaiakan tanpa kita mengalami FATIQ??

Beberapa Tips yang bisa jadi pertimbangan dalam mengarungi permasalahan dan rintangan dalam hidup:
1. Yakin dan percaya bahwa permasalahan dan rintangan adalah training yang harus dilalui jika kita ingin hidup,
2. Masukkan diri dari bagian proses religy/ kerohanian
3. Persiapkan diri agar menjadi fleksible seperti karet dengan menghargai keberadaan orang lain dan siap dari keritikan orang,
4. Nikmati apapun yang kita rasakan dalam hidup, semua itu adalah proses pembelajaran

Permasalahan dan rintangan, itulah hidup dan harus dihadapi dan diselesaikan, jangan FATIQ!